Kumpulan buku-buku best seller

Tampilkan postingan dengan label jurnalistik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jurnalistik. Tampilkan semua postingan

Tips Menghadapi Debt Collector yang sewenang-wenang

Jumat, 12 Agustus 2011

0 comments
Sebelum saya lanjutkan menulis tentang Debt collector ini, saya tidak bermaksud untuk mendiskreditkan debt collector. Karena walau bagaimanapun, saya tidak bisa menyebutkan siapa yang salah dan siapa yang benar. Apabila dilihat dari sisi bank/finance, saya rasa memang mereka berhak meminta hak mereka. Apabila dilihat dari sisi konsumen, saya rasa memang konsumen pun tidak salah ketika memang benar-benar sedang mengalami kesulitan dalam keuangan, sehingga membuat pembayaran perkreditan menjadi terganggu atau macet. Mungkin lebih tepatnya, saya hanya bisa menyebutkan yang salah adalah pihak yang tidak mengikuti hukum yang berlaku, baik itu yang melakukan kekerasan dalam eksekusi sehingga terkesan sedang melakukan pemerasan atau perampasan, ataupun pihak konsumen yang tidak memiliki i'tikad baik untuk menyelesaikan, itulah yang saya rasa pihak yang cocok dikatakan salah.

Baiklah, dikarenakan tulisan kali ini tentang tips menghadapi debt collector, maka dibawah ini akan saya berikan tips untuk menghadapi debt collector sesuai hukum yang berlaku. Dengan harapan, dapat membuat jera para oknum-oknum debt collector yang selalu mengandalkan kekuatan fisik untuk menekan konsumen.

Sebelumnya, kita harus mengetahui dulu klasifikasi debt collector yang saat ini ada dan digunakan oleh para pelaku usaha dibidang finance :
  1. Debt collector yang berstatus sebagai karyawan internal perusahaan tersebut.
  2. Debt collector yang berstatus sebagai karyawan external, atau perusahaan lain yang bekerjasama dengan perusahaan finance tersebut.

Baiklah, berikut dibawah ini adalah tips menghadapi oknum debt collector yang sewenang-wenang:
  1. Ajaklah bicara baik-baik collector yang datang menagih kerumah kita. Jelaskan bahwa saat ini anda sedang mengalami kondisi keuangan yang sangat sulit, dan sampaikan juga bahwa anda akan sesegera mungkin untuk menyelesaikan kewajiban anda.
  2. Apabila debt collector sudah mulai tidak sopan, maka anda berhak untuk mengusir debt collector dari rumah anda, karena konsumen berada dirumahnya sendiri.
  3. Tanyakan identitas dari debt collector, baik itu berupa kartu karyawan atau surat kuasa bagi collector yang berasal dari perusahaan lain yang bekerjasama dengan perusahaan finance tempat anda melakukan kredit. Bila terpaksa akan melakukan pembayaran, maka mintalah kwitansi atau bayarlah langsung ke kantor tempat anda melakukan kerdit.
  4.  Janjikan pembayaran sesuai kemampuan anda, tetapi apabila anda belum bisa memastikan, maka jangan sekali-kali anda menjanjikan waktu pembayaran walaupun anda berada dalam tekanan. Karena hal tersebut akan mereka jadikan senjata untuk menagih kembali di waktu yang sudah anda janjikan nantinya. Maka hati-hatilah dalam memberikan janji.
  5. Pertahankan unit kendaraan atau objek jaminan anda, mengingat kendaraan atau jaminan tersebut adalah milik anda secara sah sesuai dengan STNK atau BPKB (Apabila jaminan), dan collector tidak berhak untuk melakukan penarikan barang tersebut, hal ini sesuai dengan Undang-Undang HAM pasal 36 ayat 2 yang menjelaskan bahwa "Tidak seorangpun boleh dirampas miliknya dengan sewenang-wenang dan secara melawan hukum".
  6. Apabila debt collector tetap memaksa melakukan penarikan barang secara paksa, katakan bahwa dia telah melanggar pasal 368 KUHP dan pasal 365 ayat 2,3 dan 4 junto pasal 335 KUHHP, dimana yang berhak untuk melakukan eksekudi adalah Pengadilan, jadi apabila mau mengambil unit kendaraan/jaminan, harus membawa surat penetapan eksekusi dari Pengadilan Negeri.
  7. Apabila debt collector datang dengan membawa pengawalan kepolisian, jelaskan bahwa hubungan antara anda dengan finance hanyalah mengenai utang-piutang yang termasuk dalam hukum perdata bukan Pidana. Dimana kepolisian DILARANG untuk menangani permasalahan utang-piutang. Hal ini dijelaskan dalam pasal 5 huruf (h) PP No.2 tahun 2003 dimana "Polri tidak di perbolehkan menjadi penagih utang atau pelindung yang punya utang". Jadi kepolisian hanya bertugas sebagai mediator, menjaga agar tidak ada tindakan yang menjurus kedalam kategori kriminal, baik itu kekerasan atau perampasan barang.
  8. Mintalah bantuan hukum apabila anda merasa tidak mampu untuk menyelesaikan masalah ini, maka dapat meminta bantuan kepada LPK (Lembaga Perlindungan Konsumen), KOMNAS PK-PU (Komnas Perlindungan Konsumen dan Pelaku Usaha) terdekat atau BPSK (Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen) pada kantor Dinas Perdagangan setempat.
Baiklah, saya rasa hal diatas cukup untuk membuat jera para oknum debt collector yang sewenang-wenang, dan dapat melindungi anda dari tindakan pembodohan yang mengatas namakan hukum.

Pesan saya, lebih baik anda tidak mendapatkan permasalahan diatas. Jadi sebelum anda melakukan perkreditan, alangkah baiknya anda juga dapat melihat sejauh mana kemampuan ekonomi anda.

Sekian dan semoga bermanfaat.
READ MORE - Tips Menghadapi Debt Collector yang sewenang-wenang

Kasus Debt Collector kembali muncul di Bandung

0 comments
Belum hilang dari ingatan kita terkait kasus meninggalnya salah satu debitur Citibank, Sekretaris Partai Pemersatu Bangsa (PPB),Irzen Octa (50) pada 29 Maret 2011 silam. Pada saat itu (29/03/11) pagi, korban mendatangi kantor Citibank untuk mempertanyakan tagihan kartu kreditnya yang membengkak. Korban menyatakan bahwa tagihan kartu kreditnya berkisar Rp.48 juta, namun pihak Bank menyatakan tagihan korban sampai kisaran Rp.100 juta. Di kantor tersebut, korban dibawah kdalam suatu ruangan dan menjalani interogasi yang dilakukan oleh 3 orang. Dalam proses tersebut, korban tewas.

Saat ini, kasus kekerasan Debt Collector pun kembali mencuat di Bandung Jawa Barat. Korban yang memiliki nama Muji Harjo warga Jl. Jembatan Baru No 7 Kelurahan Balonggede Kecamatan Regol, Bandung tersebut mengaku telah mengalami penganiayaan Debt Collector. Korban adalah debitur Bank UOB Buana. Korban mengaku mempunyai hutang kartu kredit sebesar Rp 12juta kepada bank tersebut, karena korban belum sanggup untuk membayarnya, maka sepeda motor korbanpun tak luput dari sitaan debt collector Bank UOB Buana pada tanggal 27 Oktober 2009.

Sekitar 7 bulan kemudian, korban kembali ditagih dan pada saat itulah korban di aniaya para debt collector sehingga harus menjalani rawat inap di RS Borromeus Bandung selama 3 hari karena mengalami keretakan pada tulang matanya. Ungkapan tersebut dituangkan dalam sebuah surat yang korban buat untuk di tujukan kepada Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution.

Berikut dibawah ini surat yang korban layang kan kepada Gubernur Bank Indonesia, yang saya kutip dari http://www.gresnews.com

Kepada Yth :
Gubernur Bank Indonesia
Bpk Darmin Nasution

Saya mempunyai hutang kartu kredit Rp 12 juta kepada bank UOB Buana, karena belum sanggup membayar maka sepeda motor saya Yamaha Vega R 2005 disita oleh debt collector UOB Buana pada tgl 27 Oktober 2009.

Pada tanggal 13 Mei 2010 saya ditagih lagi dan dianiaya oleh debt collector UOB Buana sehingga harus rawat inap di RS Borromeus Bandung 3 hari karena tulang mata retak.

Berdasarkan Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan dari Polsek Sumur Bandung - kota Bandung tanggal 30 Juli 2011 :

Pertimbangan hukum dan atau hambatan dan hal yang telah dilakukan dapat kami sampaikan sebagai berikut :

a. Telah dilakukan Pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang mengetahui saat kejadian atas nama : Asep Tatang dan Trisno alias Edi yang menyebutkan bahwa tersangka yang melakukan tindakan Penganiayaan adalah atas nama Sony DF Pattikawa.

b. Telah dilakukan Pemeriksaan terhadap pimpinan PT Goti Wai Sarut Cabang Bandung atas nama Izaac CH Pattinama yang menyatakan bahwa benar Sony DF Pattikawa adalah benar sebagai Collector dari PT Goti Wai Sarut.

c. Telah dilakukan Pemeriksaan terhadap Danny Matheus Leander selaku Team Leader Bank UOB Buana dan saksi Tarigan sebagai staff Legal Bank UOB Buana yang menyatakan bahwa antara PT Bank UOB Buana ada hubungan kerjasama Jasa Penagihan Kartu Kredit dengan PT Goti Wai Sarut.
d. Telah ditetapkan tersangka Sony DF Pattikawa tetapi sampai saat ini tersangka Sony DF Pattikawa belum berhasil ditangkap dan telah diterbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) mulai tanggal 11 Oktober 2010.

UOB Buana menolak bertanggung jawab atas penganiayaan tersebut.

Sebelumnya pada tgl 29 Oktober 2010 saya bertanya melalui e mail kepada Bank Indonesia dengan alamat e-mail : mediasi@bi.go.id :

Menurut Surat Edaran Bank Indonesia No 11/10/DASP tanggal 13 April 2009 halaman 39
ayat b. Penerbit harus menjamin bahwa penagihan oleh pihak lain tersebut, selain harus dilakukan dengan memperhatikan ketentuan pada huruf a, juga harus dilakukan dengan cara-cara yang tidak melanggar hukum;

Dan (ayat c) dalam perjanjian kerjasama antara Penerbit dan pihak lain untuk melakukan penagihan transaksi Kartu Kredit tersebut harus memuat klausula tentang tanggung jawab Penerbit terhadap segala akibat hukum yang timbul akibat dari kerjasama dengan pihak lain tersebut.

Saya bertanya kepada Bank Indonesia apakah Surat Edaran ini tidak berlaku atau Surat Edaran ini tidak dituruti oleh bank UOB Buana ? Terima kasih.

Tim Mediasi Bank Indonesia menjawab :

Surat Edaran Bank Indonesia sebagaimana Bapak sampaikan berlaku bagi semua bank yang menyelenggarakan kegiatan pembayaran dengan menggunakan kartu. Selanjutnya, sesuai ketentuan yang berlaku Bank Indonesia akan melakukan tindakan terhadap bank yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan dimaksud, yakni berupa pemberian sanksi administratif. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih terhadap informasi yang Saudara sampaikan dan informasi dimaksud akan kami sampaikan kepada satuan kerja terkait di Bank Indonesia.

Salam,
Tim Mediasi Perbankan
Direktorat Investigasi dan Mediasi Perbankan

Dengan Surat ini saya meminta dengan hormat kepada Gubernur Bank Indonesia Bpk Darmin Nasution agar berkenan menjelaskan secara terbuka apa sanksi administratif kepada UOB Buana, karena sampai sekarang saya belum mengetahui apa sanksi administratif tersebut.

Seperti Bank Indonesia memberi sanksi kepada Citibank atas meninggalnya debitur kartu kredit Citibank. Sanksi kepada Citibank diumumkan ke media massa sehingga masyarakat mengetahuinya.

Terima kasih

Dari

Muji Harjo
Jl Jembatan Baru No 7
Kel Balonggede Kec Regol
Bandung


Semoga hal ini bisa menjadi pelajar bagi siapapun yang ingin mengajukan Kartu kredit kepada Bank. Dan semoga tulisan ini bermanfaat

READ MORE - Kasus Debt Collector kembali muncul di Bandung

Jika buka mulut, Nazaruddin diancam dibunuh.....?

Kamis, 11 Agustus 2011

0 comments
Setelah M Nazaruddin tertangkap di Kolumbia pada 7 Agustus 2011, saya rasa cukup wajar apabila memang keselamatan M Nazaruddin terancap. Tertangkapnya M Nazaruddin, bukan berarti masalah pengungkan kasus korupsi ini terselesaikan, karena ada masalah lain yang memang harus juga diperhatikan, yaitu keselamatan M Nazaruddin dan juga keluarganya. Mengingat, M Nazaruddin menyebutkan banyak elit-elit politik yang terlibat kasus korupsi Wisma Atlet di Palembang. Banyak pihak yang mengharapkan dengan tertangkapnya M Nazaruddin di Cartagena, Kolumbia, bisa menjadi langkah awal terungkapnya semua pihak yang terlibat kasus korupsi.

Selain itu, beberapa tokoh justru mengkhawatirkan keselamatan M Nazaruddinyang telah mengungkap boroknya banyak elit Partai Demokrat. Salah satu ungkapan kehkawatiran ini diungkapkan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din syamsuddin dan Ketua Komite Etik KPK, Abdullah Hehamahua. Abdullah mengatakan bahwa bagaimana apabila nantinya M Nazaruddin di-Munir-kan..? Karena di Indinesia ini apa yang tidak bisa...?

Seperti yang kita ketahui bahwa pada tanggal 7 September 2004 Munir meninggal di pesawat Garuda Jakarta-Amsterdam yang transit di Singapura. Menurut informasi bahwa Munir meninggal karena mengkonsumsi racun Arsenik dalam perjalanannya menuju Belanda untuk melanjutkan studi masternya di bidang hukum.

Kehkawatiran M Nazaruddin akan dibunuh, tentunya tanpa adanya alasan. Karena sebelum ditangkapnya M Nazaruddin, ia sempat mengungkapkan pernah mendapatkan ancaman pembunuhan karena telah mengungkap kasus korupsi yang menyeret beberapa elit Partai Demokrat. "Saya diancam (dibunuh). Supaya saya tidak buka data tentang (korupsi) Anugrah dan Menpora," jawab Nazar saat dikonfirmasi detik+ pada 6 Juli 2011 lalu. (DetikNews.com). Jika hal tersebut memang terjadi, maka sepertinya ini akan kembali menjadi skandal Nasional, dan seharusnya sudah bisa di prediksikan siapa pelaku pembunahan Nazaruddin jika nanti memang terjadi. (Mudah-mudahan saja jangan sampai terjadi, Karena jika memang M Nazaruddin mengungkap semuanya, saya rasa ini salah satu Jihad yang sebenarnya.)

Selain itupun, M Nazaruddin sempat berani mengancam Susilo Bambang Yudhoyono yang juga adala ketua Dewan Pembina Partai Demokrat sekaligus orang nomer satu di Indonesia ini, terkait keterlibatan Edhi Baskoro. Partai Demokrat merupakan partai yang kadernya paling banyak disebutkan oleh M Nazaruddin terkait keterlibatan dalam kasus korupsi, lalu apakah Partai Demokrat akan menghabisi M Nazaruddin terkait "nyanyian" nya..? 

Wakil Ketua Umum PD Max Sopacua pun mengakui bahwa sangat wajar apabila dari kubu Partai Demokrat akan merasa gelisah, terutama orang-orang yang telah disebutkan oleh M Nazaruddin terkait keterlibatannya dalam kasus korupsi ini. Ungkapan senadapun disebutkan oleh Ketua DPR dan  juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat,Marzuki Alie. Kegelisahan tidak hanya akan dirasakan oleh orang-orang yang disebutkan Nazarudiin telah terlibat, tetapi kader-kader Demokrat Lainpun akan merasa gelisah, karena takut ikut terseret-seret atas pengungkapan kasus Korupsi oleh M Nazaruddin.

Menyikapi segala kemungkinan-kemungkinan yang sudah terwacana tersebut, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Djoko Suyanto menyarankan agar keselamatan M Nazaruddin dijaga seketat-ketatnya.

Semoga, kemungkinan-kemungkinan adanya skenario tersebut hanyalah sebuah wacana yang tidak akan pernah terjadi. Saya rasa, bukan hanya keselamatan M Nazaruddin lah yang harus dijaga seketat ketatnya, tetapi juga keluarga M Nazaruddin harus mendapatkan penjagaan ketat atas keselematannya. Kalau benar akan melakukan tekanan, tentunya tidak hanya melalui M Nazaruddin langsung. Tetapi juga tekanan bisa melalui keluarganya, yang tentunya akan mempengaruhi psikologis M Nazaruddin, yang nantinya juga akan mempengaruhi proses penyelidikan KPK. 

Wallahu'alam bishowab, semoga Allah selalu melindungi M Nazaruddin jika memang benar dia akan mengungkap semua kebenaran. M Nazaruddin, Maju terus.......
READ MORE - Jika buka mulut, Nazaruddin diancam dibunuh.....?

Kebohongan Partai Demokrat terungkap lagi...

Rabu, 10 Agustus 2011

0 comments
Lagi - lagi tentang Partai Demokrat, Partai yang saat ini sedang berkuasa kembali mendapatkan sorotan yang sepertinya akan membahayakan bagi Pemilu 2014 mendatang. Segala macam kritikan keras dan duga berbagai macam tuduhan telah mereka terima. Baru baru inipun, Partai Demokrat kembali mendapatkan cobaan baru, dimana Fadjroel Rachman, aktivis prodemokrasi telah menemukan beberapa kejanggalan terkait pernyataan Partai Demokrat yang konon katanya sudah memecat M Nazaruddin dari keanggotaan partai sejak 25 juli 2011 yang secara otomatis mengusulkan pemberhentian dari DPR .

Fadjroel menemukan beberapa kejanggalan terkait hal tersebut,  yaitu :
  • Sekretariat Jendral DPR mengaku belum menerima surat dari Partai Demokrat terkait permohonan pemberhentian M Nazaruddin dari DPR.
  • Sekretariat Jendral DPR hanya mempunyai surat pengunduran M Nazaruddin dari Ketua DPR yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Penasehat Marzuki Alie yang tidak disertakan dengan materai, sehingga surat tersebut tidak dapat di proses.
  • Ketika Fadjroel mempertanyakan surat kepada Ramadhan Pohan yang menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jendral Partai Demokrat terkait surat tersebut, Ramadhan Pohan memberikan jawaban bahwa Surat tersebut sifatnya rahasia.
Melihat kejanggalan seperti tertulis diatas, apakah saat ini M Nazaruddin masih mendapatkan gaji dari DPR..? Kalau misalkan secara administrasi M Nazaruddin belum resmi, Selamat.!! berarti M Nazaruddin masih mendapatkan gaji dari DPR. Gimana enggak, Ketua DPR nya saja masih satu rumpun...

Sepertinya Partai Demokrat harus ekstra keras dalam berjuang pada Pemilu 2014 mendatang agar partai demokrat dapat kembali menjadi pemenang. Saya rasa, kemungkinan nya kecil... >_<"
READ MORE - Kebohongan Partai Demokrat terungkap lagi...

Sepak terjang M Nazaruddin

Senin, 08 Agustus 2011

0 comments
Setelah sekian lama pemberitaan Nazaruddin atas keterlibatannya dalam kasus korupsi wisma atlet dan sempat lari ke singapura. Dan juga banyak yang memberitakan bahwa Nazaruddin sempat lari lagi ke beberapa negara, dan akhirnya terakhir kali saat ini Nazaruddin tertangkap di columbia.

Bagaimana sepak terjang M Nazaruddin sebelum dia tertangkap? Berikut dibawah ini Kisah sepak terjang M Nazaruddin yang dikutip dari situs Kompas.com :

21 April 2011
KPK menangkap Sekretaris Kemenpora Wafid Muharam, Direktur Marketing PT Anak Negeri Mindo Rosalina Manulang, dan Manager PT DGI Mohammad El Idris di Kantor Kemenpora. Dalam penangkapan, KPK menemukan barang bukti berupa uang tunai 128.148 dollar AS, 13.070 dollar Australia, 1.955 Euro, Rp 73,171 juta dan cek Rp 3,2 miliar.

11 Mei 2011
Mantan kuasa hukum Mindo, Komaruddin Simanjuntak mengisahkan PT DGI memberikan sekitar 15 persen dari proyek  wisma atlet senilai Rp 191 miliar kepada sejumlah pihak. PT Anak Negeri menerima 13 persen, dan Sesmenpora menerima 2 persen. Komaruddin adalah orang pertama yang menyampaikan dugaan keterlibatan sejumlah kader Parta Demokrat dalam kasus ini. 

12 Mei 2011
Mindo membantah keterangan kuasa hukumnya dan mencabut nama Nazaruddin dari BAP.

23 Mei 2011
Dewan Kehormatan Partai Demokrat memberhentian Nazaruddin dari jabatan Bendahara Umum. Setelah putusan ini, Nazaruddin pergi berobat ke Singapura.

24 Mei 2011
Nazaruddin dicekal dan paspornya ditarik Direktorat Jenderal Imigrasi atas permintaan dari KPK.

4 Juni 2011
Tiga petinggi Partai Demokrat menemui Nazaruddin di Singapura.

10 Juni 2011
KPK mengirim surat panggilan untuk M. Nazaruddin, namun tidak memenuhi panggilan.

13 Juni 2011
KPK melakukan pemanggilan untuk kedua kali, Nazaruddin kembali mangkir.

30 Juni 2011
KPK menetapkan Nazaruddin sebagai tersangka kasus korupsi pembangunan wisma atlet. Nazaruddin menyebarkan pesan pendek yang menyebut politisi Partai Demokrat sekaligus Wakil Ketua Badan Anggaran DPR Mirwan Amir menyerahkan Rp 7 miliar ke Anas Urbaningrum untuk pengamanan media dan Andi Malarangeng menerima Rp 5 miliar.

1 Juli 2011
Berdasarkan pesan pendek Nazaruddin, melalui pengacaranya, OC Kaligis menyebut Mirwan menyerakan ke Anas Rp 2 miliar dan Menpora Andi Malarangeng Rp 4 miliar.

3 Juli 2011
Nazaruddin kembali mengirim pesan pendek yang menyebut dari proyek wisma atlet, Rp 9 miliar untuk DPR dan Rp 7 miliar untuk tim kongres pemenangan Anas.

4 Juli 2011
  • DPP Partai Demokrat melayangkan surat peringatan pertama kepada M Nazaruddin
  • KPK mengajukan penerbitan red notice atas nama Nazaruddin melalui Mabes Polri.
5 Juli 2011
Kemlu Singapura menyatakan Nazaruddin tidak berada di Singapura sejak beberapa minggu silam.

7 Juli 2011
  • Menteri luar negeri Marty Natalegawa menyebutkan Nazaruddin sempat berada di Vietnam, Malaysia, dan Filipina.
  • Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok mengaku mendapat kabar Nazaruddin berada di Pakistan
18 Juli 2011
DPP Partai Demokrat melayangkan surat peringatan ketiga sekaligus memberhentikan Nazaruddin dari keanggotaan partai.

19 Juli 2011
Melalui wawancara televisi, Nazaruddin menyebut ada permainan uang saat Anas Urbaningrum terpilih sebagai ketua umum di Kongres II Partai Demokrat.

21 Juli 2011
Nazaruddin menyebut Wakil Ketua KPK Chandra M Hamzah dan Deputi Penindakan KPK Ade Rahardja terlibat dalam pengaturan kasus suap wisma atlet sehingga hanya berhenti pada penetapan dirinya sebagai tersangka.

22 Juli 2011
Presiden SBY meminta Nazaruddin kembali  ke Indonesia dan memberikan informasi yang selengkap-lengkapnya menyangkut isu-isu internal partai.

7 Agustus 2011
Nazaruddin tertangkap di Kolombia.

Sumber : Litbang Kompas/yoh/ndw, dari pemberitaan Kompas
READ MORE - Sepak terjang M Nazaruddin

Nazaruddin tertangkap di columbia...?

0 comments
Berita hangat yang saat ini sedang berkembang di Indonesia, kembali tentang Nazaruddin. Memang, kasus tersebut saat ini terlihat redup dan tidak "se-tenar" pemberitaan waktu awal-awal. Apakah karena mungkin disibuk-kan dengan puasa..? :) Melihat karena pemberitaan tersebut saat ini sedang kembali ramai, saya ingin mencoba memberikan sedikit informasi yang mudah-mudahan bermanfaat bagi para pengunjung.

Banyak kabar yang tersiar di media Televisi, internet maupun media cetak yang membicarakan tentang tertangkapnya orang yang di duga merugikan keuangan negara, yaitu Muhammad Nazaruddin, yang sebelum ditangkap menjabat sebagai Bendahara Umum partai berkuasa saat ini, Partai Demokrat. M Nazarrudin di tangkap di Columbia oleh team dari Mabes Polri. 

Awalnya banyak pihak masih belum percaya atas tertangkapnya pelaku tindak pidana Korupsi ini. Namun seperti apa yang disampaikan Irjen Pol. Anton Bachrul Alam yang mengatakan bahwa saat ini yang menjadi patokan pihak kepolisian adalah sidik jari yang dimiliki orang tersebut. Anton Bachrul Alam menambahkan, walaupun identitas yang digunakan Nazaruddin telah mengalami perubahan, tapi sidik jari yang dimiliki sama dengan sidik jari yang dimiliki M Nazaruddin. Nazaruddin di tangkap saat bersama dengan keluarganya di Columbia. Menyikapi tertangkapnya M Nazaruddin, Susilo Bambang Yudhoyono pun kembali angkat bicara. SBY menyarankan kepada Menkumham agar Keselamatan M Nazaruddin dapat dijaga. (Kaya anak emas aja dikhawatirin segala... >_< )

Semoga memang orang yang tertangkap tersebut benar-benar Nazaruddin, orang yang selama ini dicari karena perbuatannya yang di duga telah merugikan Negara. Agar semua masyarakat bisa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di balik "Pementasan" perpolitikan Negeri ini. Jika memang Nazaruddin mau berani membeberkan kebenaran dengan menunjukkan bukti-bukti, saya yakin masyarakat tidak akan tinggal diam untuk membantu Nazaruddin. 

Semoga Muhammad Nazaruddin, bisa dengan berani membongkar segala bentuk perbuatan yang merugikan Negeri ini. Dan semoga hal ini tidak lagi termasuk skenario-skenario yang menguntungkan bagi sebagian orang atau kelompok saja.
READ MORE - Nazaruddin tertangkap di columbia...?

Maher Zain Palestine will be free

Sabtu, 06 Agustus 2011

0 comments
Kali ini saya akan menulis kembali tentang Maher Zain yang saya rasa cukup menarik untuk dibagikan. Terutama lagu yang berjudul "Palestine will be free" ini. Selain dari lagunya yang saya rasa di dalamnya terdapat do'a pengharapan dari penciptanya, ternyata video nya pun cukup menyentuh saya rasa. Dimana ada anak kecil yang dengan berani nya menghadang Tank Baja Israel yang saat itu sedang membombardir Palestina. Diceritakan di dalam video tersebut, seorang anak adalah salah satu murid yang hampir terkena BOM saat sekolahnya mendapatkan serangan militer Israel.

Awalnya, sebelum saya mengetahui lagu ini, saya hanya mengetahui lagu Insya Allah miliknya Maher Zein. Setelah saya masuk ke fanpage nya, ternyata disana banyak sekali video-video yang saya rasa cukup bagus sekali. Baik itu dari lagunya, maupun dari video Clip nya juga. Setelah saya mencari, ternyata sudah banyak yang meng-uploadnya di youtube untuk videonya. Dan begitupun juga dengan Mp3 nya di Internet.

Bagi kamu yang memang merasa tertarik dan belum mengetahui lagu ini, bisa coba di download MP3 dan Videonya dibagian akhir Postingan ini. Bagi yang ingin melihat video clip nya secara online, dibawah ini sudah saya embed videonya dari youtube:






Bagi kamu yang membutuhkan liricknya, dibawah ini lirick dari lagu Maher Zain Palestine will be free tersebut :

Palestine will be free

Every day we tell each other
That this day will be the last
And tomorrow we all can go home free
And all this will finally end
Palestine tomorrow will be free
Palestine tomorrow will be free

No mother no father to wipe away my tears
That’s why I won’t cry
I feel scared but I won’t show my fears
I keep my head high

Deep in my heart I never have any doubt

That Palestine tomorrow will be free
Palestine tomorrow will be free

I saw those rockets and bombs shining in the sky
Like drops of rain in the sun’s light
Taking away everyone dear to my heart
Destroying my dreams in a blink of an eye

What happened to our human rights?
What happened to the sanctity of life?

And all those other lies?
I know that I’m only a child
But is your conscience still alive

I will caress with my bare hands
Every precious grain of sand
Every stone and every tree
‘Cause no matter what they do
They can never hurt you
Coz your soul will always be free

Palestine tomorrow will be free
Palestine tomorrow will be free

Nah,, sesuai janji saya, dibawah ini Link untuk mendownload MP3 atau Video dari lagu Maher Zain-Palestine will be free:

Download Link :
KLIK DISINI UNTUK DOWNLOAD MP3 MAHER ZAIN-PALESTINE WILL BE FREE
KLIK DISINI UNTUK DOWNLOAD VIDEO MAHER ZAIN-PALESTINE WILL BE FREE
READ MORE - Maher Zain Palestine will be free

KPK dibubarkan..? Siapa penggantinya..?

Jumat, 05 Agustus 2011

0 comments
Gembar-gembor berita yang membicarakan tentang mencuatnya opini pembubaran KPK, serontak mendapatkan respon dari berbagai kalangan. Pro dan Kontra akan opini tersebut pun ternyata bermunculan. Ada yang sepakat dan juga ada yang tidak menyepakati pembubaran KPK. Seperti yang kita ketahui bahwasanya opini pembubaran KPK muncul dari ketua DPR RI Marzuki Alie.

Hal ini menjadi besar, mungkin dikarenakan opini tersebut keluar dari orang nomer satu DPR. Entah kalau misalkan dari orang yang biasa-biasa saja. Begitulah sedikit kutipan apa yang di ucapkan Marzuki Ali menyikapi beberapa respon Masyarakat. Namun sebenarnya ada satu hal lagi yang membuat respon menentang usulan tersebut diperkirakan karena Marzuki Alie adalah salah satu orang yang berada di Partai yang saat ini sedang mengalami permasalahan cukup serius. Salah satunya kasus Nazaruddin yang diduga sebagai pelaku tindak pidana korupsi yang kebtulan menjabat sebagai Bendahara Umum Partai Demokrat.

Banyaknya kecaman terhadap Partai tersebut membuat banyak orang mengira bahwa apa yang dilakukan Marzuki Alie semata-mata ingin melindungi Nazaruddin. Terlepas itu benar ataupun tidak, kita hanya bisa melihat dan memberikan komentar ataupun kritikan terhadap "pementasan" perpolitikan Nasional.

Marzukie Alie mengatakan bahwa penanganan tindak pidana korupsi di kembalikan lagi kepada kepolisian .Hemmmmm.... Entah apakah Rakyat masih percaya kepada lembaga tersebut..? Walaupun memang seperti buah simalakama, ketika kita tidak mempercayai kepolisian, lalu kepada siapa lagi masyarakat akan percaya..? 

Kita semua mungkin sudah mengetahui bahwa para lembaga penegak hukum, saat inipun sama-sama mengalami nasib yang sama, Tersandung beberapa kasus. Kita ingat bahwa kasus pemalsuan surat di dalam tubuh Mahkamah Konstitusi, banyaknya kasus kekerasan dan penyimpangan wewenang yang dilakukan beberapa oknum kepolisian. Apakah ini tidak dijadikan alasan bagi siapapun untuk tidak mempercayai lembaga penegak hukum tersebut..?

Ketika memang KPK akan dan berhasil dibubarkan, lembaga mana lagi yang berkompeten untuk benar-benar konsisten dalam memberantas penyakit masa lalu Negeri ini...? KORUPSI.....

Tentunya akan menjadi suatu harapan yang sangat besar bagi siapapun bahwa, apapun yang akan terjadi di panggung perpolitikan, akan menjadikan Indonesia ini menjadi lebih baik. Amiiin....
READ MORE - KPK dibubarkan..? Siapa penggantinya..?

"SRI", Partai baru yang ramai dibicarakan

0 comments
Akhir-akhir ini banyak sekali berita yang membicarakan tentang Partai baru yang mengusung Ibu Sri Mulyani. Mulai dari media masa, media cetak dan juga internet. Entah ada unsur politis ataupun tidak, semua serempak membicarakan partai baru ini. Nama partai dan orang yang diusung sama percis dengan orang yang di usung nya, yaitu SRI (Serikat Rakyat Independen).

Banyak partai yang sudah terlebih dahulu eksis di dunia perpolitikan menganggap partai tersebut bukan sebagai ancaman bagi mereka. Mengingat bahwasanya Sri Mulyani sempat tersandung kasus Century yang sampai saat ini entah sampai dimana penyelesaiannya. Seperti yang di ungkapkan Yus Usman, Ketua Umum Partai Nasional Republik bahwasanya Apabila kasus Century tidak tuntas maka Sri Mulyani dianggap akan mengalami kesulitan menjadi Calon Presiden. "Jadi, kalau kasus Century ini belum tuntas sulit untuk dapat dukungan rakyat," kata Yus Usman, Rabu 3 Agustus 2011. (vivanews.com)


Selain itupun, Partai Amanat Nasional yang kita ketahui sebagai salah satu partai yang sudah dulu eksis di panggung perpolitikan Nasional mengatakan bahwasanya Partai SRI tidak Istimewa. Artinya bahwa hal tersebut dianggap biasa-biasa saja, mengingat siapapun bisa membuat partai dan mencalonkan diri sebagai presiden. Asalkan partai tersebut memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan. Salah satu hal yang harus diperhatikan oleh Sri Mulyani bahwa ketika nantinya dia mencalonkan diri sebagai presiden, maka Sri Mulyani harus siap di bombardir terkait permasalahan Century.

"Tentang Partai Serikat Rakyat Independen (SRI) yang mau mencapreskan Sri Mulyani, itu hal yang biasa saja. Tidak ada yang istimewa. Setiap warga negara mempunyai hak yang sama. Cuma mesti memenuhi syarat, yaitu partai SRI harus menjadi peserta pemilu dahulu dan di pemilu harus mendapatkan suara signifikan, serta Sri Mulyani harus siap dibombardir soal isu negatif Century Gate. Kasus ini yang pasti akan menghabiskan modal politik dan sosial Sri Mulyani," kata Viva di Jakarta, Kamis (4/8). (jpnn.com)

Terlepas dari apapun yang dilontarkan dari partai-partai terdahulunya, partai SRI tentunya membulatkan diri untuk ikut berkecimpung di panggung perpolitikan Nasional. Justru yang membuat unik dan menjadi bahan pembicaraan tentang partai SRI ini bahwa, orang yang sempat tersandung dan sempat menjadi bahan "cemoohan" sebagian orang terkait kasus Century, tetapi tetap memberanikan diri untuk ikut serta dalam "pertempuran" perpolitikan 2014 mendatang. Kita hanya bisa mendo'akan semoga siapapun dan dari partai manapun yang jadi pemenang nantinya, akan selalu berpegang teguh pada ideologinya yang tentunya akan berdampak baik pada masyarakat Umum.
READ MORE - "SRI", Partai baru yang ramai dibicarakan

Status dan Komentar Facebooker

Kamis, 04 Agustus 2011

0 comments
Sahabatku, menurut saya fb di buat sebagai ajang pertemanan, namun terkadang tanpa disadari atau bahkan dengan kesadaran penuh justru dijadikan ajang permusuhan. Namun apapun adanya itu mari kita simak pernak pernik status dan komentar facebooker dibawah ini. (Mohon maaf billa ada kesamaan).

Bila diperhatikan maka, mungkin saja Anda dapat melihat, sebenarnya dia sedang memberikan motivasi atau demotivasi? Sedang curhat atau sedang menyombongkan diri? Sedang memberi nasehat atau sedang curhat? Macam-macam yg dituliskan dan berbagaimacam pula yang ditimbulkan. Bahkan tanpa disadari melalui status-status yang dibuat terkadang menimbulkan fitnah dan kedengkian, menimbulkan semangat dan keberhasilan, dan bahkan ada juga tanpa disadari dia telah menceritakan keadaan rumahtangganya melalui status-statusnya. Maka, setelah membaca tulisan ini, bila berkenan, ayo... mulai menjaga setiap kalimat yang dibuat, siapa tahu sebagian yang lain bukannya berduka dengan tulisan Anda, justru dia bersuka bila musibah menimpa Anda.

Mari tetap bersemangat untuk menjaga pikiran postif dan membangun persahabatan itu lebih baik daripada saling menceritakan keluh kesah, sakwasangka, kemalangan, kedukaaan, dan lain sebagainya. Mari kita isi status dengan binar-binar cahaya kehidupan yang riang gemerlap, agar kehidupan ini penuh dengan senyum dan kebahagiaan.
Oh ya, hati-hati juga, banyak kejadian perampokan sebuah rumah hanya gara-gara dari sebuah status.

Coba simak baik-baik status seperti dibawah ini:

"Lagi makan di Kentucky... nih."
"Ada yg mo ikut gak, lagi di Mall nih belanja baju."
"Mau beres-beres keluar rumah."
"Emang semau gue.""Sudah gak usah pulang!"
"Ketemu kawan-kawan sesama sarjana."
"Alhamdulillah ke beli Mobil."
"Tuhan mengapa Kau timpakan kesediah ini padaku."
"Lagi jalan sama keluarga."
"Kelaut aja Loe!"
Mari berhati-hatilah dalam membuat status, sebab tanpa disadari Anda telah menceritakan siapa jatidiri Anda yang sebenarnya, dan ingat pula, kehidupan rumah tangga bukan untuk kosumsi publik, kebahagiaan rumah tangga, adalah sebaik mana Anda dapat menjaganya tanpa harus menceritakannya ke media. Sekedar ngingetin aja, Anda bukan artis, jadi kayaknya tidak akan meningkatkan renting nama Anda melalui fb. Disisi lain, sebuah negara bisa runtuh hanya gara-gara fb.
Mohon maaf bila ada yug kurang berkenan.

Salam Semangat

Adipati Karawang.
Medio Agustus 2011.
READ MORE - Status dan Komentar Facebooker

Panggung sandiwara negeri ini...

Minggu, 10 Juli 2011

4 comments
Mau dibawa kemana Negara ini nantinya...?

Mungkin sampai detik ini, hanya pertanyaan itulah yang selalu muncul di dalam fikiranku saat ini. Setelah melihat beberapa peristiwa, kasus dan berita-berita yang membicarakan tentang panggung sandiwara Negeri ini. Yang selalu menjadi korban selalu yang berada pada tataran garis paling bawah.

Peristiwa, banyak sekali peristiwa-peristiwa yang memakan korban rakyat dari negara itu sendiri. Mulai dari kelalayan para penghuni kursi jabatan di sarana transportasi, sampai peristiwa-peristiwa yang diakibatkan kelalaian pengguna sarana tersebut. Banyak sekali peristiwa-peristiwa lain yang cukup mengkhawatirkan. Apabila mencari siapa yang salah, saya rasa bukan kapasitas saya untuk mengatakan hal itu. Namun apabila berbicara siapa yang bertanggung jawab, tentunya itu pasti sudah bisa diketahui jawaban nya. Para penghuni kursi jabatan itulah yang bertanggung jawab. Karena memang itulah amanah yang secara sukarela mereka ambil, bahkan mungkin mereka sendirilah yang meminta amanah tersebut dengan bermacam cara.


Kasus, banyak sekali kasus-kasus yang cukup membuat para penontonya tertawa, marah, haru dan mungkin jijik. Sandiwara-sandiwara kelas tinggi telah mengalahkan sandiwara-sandiwara pentas perfilman dunia (Saya rasa). Karena sungguh aman-nya "Sang RAHASIA" di sembunyikan. Mulai dari kasus yang sangat ini sedang "hangat" (bahasa masa kini) yaitu kasus Nazaruddin yang konon katanya sakit. Banyak berita yang menayangkan sosok yang menjadi misterius karena keberadaan nya ini. Terakhir kali dikabarkan dia sering pindah dari satu negara ke negara lain. Para "penghuni rumah  besar" tempat Nazaruddin tempatipun sibuk untuk memberikan keterangan-keterangan nya. Terlepas itu bohong atau tidak, karena merekalah yang mempunyai skenario, kita hanya penonton. Selain itupun ternyata ada kisah dimana seorang yang dikabarkan sebagai Pimpinan Penegak keadilan, terjerat kasus yang juga cukup membuat sibuk sebagian orang.. >_<"

Begitulah beberapa sandiwara yang cukup membuat terlena siapapun yang menyaksikannya, masih banyak lagi kisah-kisah Negeri ini yang di pertontonkan. Entah lakon apalagi yang nanti akan menjadi "The Best Story of Country" di Indonesia. Mau dibawa kemana Negeri ini..?
READ MORE - Panggung sandiwara negeri ini...

Jurnalistik

Jumat, 08 Juli 2011

0 comments
Menurut saya, di dalam kehidupan seseorang sangat diperlukan keahlian untuk menulis. Terlepas penilaian dari tulisan tersebut. Mau bagus ataupun tidak. Karena bagi saya, bagus atau tidaknya sebuah karya tulis bukanlah dinilai dari bagus atau tidaknya tulisan tersebut. Namun saya nilai dari naturalisasi penulisan tersebut. Karena saya yakin, setiap orang atau setiaip penulis pasti memiliki gaya dan bahasa sendiri yang menjadi ciri khas dari karya tulisnya.

Mungkin ada yang menanyakan, hal seperti apa sih yang disebut tulisan yang natural..? Itupun yang selama ini saya cari-cari dan saya coba pelajari. Kembali menurut saya, tulisan yang natural adalah tulisan yang "jujur" dan "tulus". Maksudnya adalah, tulisan yang memang di ungkapkan berdasarkan apa yang dirasakan dari penulis itu sendiri.


So, bagi siapapun yang ingin mencoba untuk menulis. Maka tulislah apa yang bisa kita tulis. Jangan dulu menilai tulisan kita. Karena dengan sendirinya, penililaian tersebut akan datang untuk diberikan terhadap tulisan kita.

Selamat berkarya, dan selamat menulis...
READ MORE - Jurnalistik
 
Protected by Copyscape Originality Check